Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2015

Kemenpar Bidik Kunjungan Wisatawan lewat Peringatan 60 Tahun KAA

KOMPAS/CORNELIUS HELMY HERLAMBANG Wali Kota Bandung Ridwan Kamil memberikan penjelasan kepada beberapa menteri tentang bola batu yang akan digrafir sesuai dengan nama 109 negara peserta Konferensi Asia Afrika di depan Gedung Merdeka, Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu (11/3/2015). Kota Bandung menjadi salah satu tuan rumah peringatan 60 tahun Konferensi Asia Afrika, 18-24 April 2015. JAKARTA, KOMPAS.com  - "Untuk  event  KAA ini kita akan targetkan 100 ribu wisnus dan 2.500 wisman lewat Peringatan KAA," kata Menteri Pariwisata Arief Yahya saat jumpa pers di Balairung Soesilo Soedirman, Kementerian Pariwisata, Jakarta, Selasa (24/3/2015). Sebagai Ketua Panitia Bidang Side Events, Arief Yahya mengatakan akan siap membawa pariwisata Indonesia lewat peringatan KAA ke-60 tahun ini. Dari target wisatawan nusantara (wisnus) sebanyak 100.000 orang ini akan diperoleh pendapatan sebesar Rp 100 miliar.  KOMPAS.COM/RACHMAT OGIE KURNIAWAN Peringatan 60 Tahun Konf...

Sedap! Tempat Ini Tawarkan Durian Sepanjang Tahun

Durian dijual di Rumah Durian Harum, Jakarta Barat, Kamis (5/2/2015). JAKARTA, KOMPAS.com   - Sebuah resto di sebuah sudut perempatan Jalan Panjang, Jakarta Barat menawarkan kuliner durian yang dapat dinikmati sepanjang tahun oleh para pencinta durian. Durian memenuhi segala penjuru di toko mulai dari etalase kaca jendela, rak penjualan, dan bahkan di pintu masuk pun terdapat replika durian. Resto tersebut bernama Rumah Durian Harum "Durian kami di sini semua segar. Anda boleh coba sampai menemukan rasa yang terbaik," kata Alan (31), Kepala Resto Rumah Durian Harum kepada  Kompas Travel , Kamis (5/3/2015). Dengan mengutamakan kepuasan pelanggan yang datang, ia mengatakan bahwa durian yang disediakan di sini disimpan di ruangan pendingin. Hal itu dilakukan untuk mencegah daging durian basi dan terhindar dari serangan ulat. "Kami juga selalu menambah stok durian sepanjang tahun. Kemudian kami simpan. Anda juga dapat menukar jika tidak bagus," tamb...

Bebas Visa dan Potensi Pariwisata Indonesia

KEPUTUSAN  pemerintah untuk memberi bebas visa kepada 30 negara dalam waktu dekat patut disambut baik. Langkah tersebut adalah salah satu cara yang termudah guna meningkatkan devisa yang masuk ke Indonesia tanpa harus meningkatkan investasi baru. Penambahan penghasilan devisa diperlukan saat ini mengingat defisit neraca transaksi berjalan yang dialami dan melemahnya rupiah. Dari tahun ke tahun, sumbangan devisa dari pariwisata meningkat dari 8,5 miliar dollar AS pada 2012 menjadi 9,8 miliar dollar AS pada 2014. Padahal, pada kurun waktu yang sama, ekspor barang turun dari 182 miliar dollar AS menjadi 175 miliar dollar AS. Devisa dari perjalanan atau pariwisata merupakan satu-satunya penyumbang net devisa neraca jasa-jasa yang sumbangannya meningkat menjadi 2,2 miliar dollar AS pada 2014 atau lebih dari sepertiga dari surplus neraca perdagangan barang pada 2014 sebesar 6,9 miliar dollar AS. Pariwisata juga penting dari segi sumbangan terhadap lapangan pekerjaan de...

Mau Keliling Banyuwangi? Harus Bawa John Banana Crispy

Yummmyy, guyss kalo soal makanan gak pernah ada bosennya ya? Nehh Ndin bagi info tentang makanan yang wajib temen2 coba.. Cekidoooottt...cuss..cusss...s :* _________________________________________________________________________________ BANYUWANGI, KOMPAS.com  - "Kalau mau keliling Banyuwangi, harus bawa John Banana Crispy," kata Riza Permadi, lelaki lajang yang menciptakan camilan sehat yang terbuat dari pisang saat bertemu  Kompas Travel , Selasa (3/3/2015). Ia menyebut pisang goreng yang ia ciptakan dengan sebutan "bukan gedang goreng biasa". Dalam bahasa Using, "gedang" berarti pisang. Camilan tersebut ia ciptakan ketika bekerja di sebuah rumah makan di Bali. "Saat lulus SMA saya ingin sekali kuliah tapi tidak ada biaya sehingga kerja di Bali. Di sana saya belajar buat pisang keju. Hingga akhirnya kembali ke Banyuwangi dan belajar membuat banana crispy. Berkali-kali mencampur tepung panir dan mencoba beberapa jenis pisang agar rasanya...

Osingku KeBANGGAanku

Assalamu alaikum Wr. Wb. Hellloo Guys... ketemu lagi sama Andina. Lama banget kagak posting maklum saja Mahasiswa Baru alias "MABA" jadi rasanya kaget banget waktu masuk perkuliahan. Kaget dengan Tugas (!). Kaget dengan sistem pengajaran Dosen (!). Kaget dengan cara belajarnya (!). Pokoknya semu serba ngagettin >,<. But.. Alhamdu lillah semester 1 telah terlewati suatu pengalaman seru sudah tahu bagaimana seluk beluk perkuliahan dan pastinya sudah prepare planning lebih untuk bisa membagi waktu dengan lebih termanajemen lagi. Okeey.. Kembali lagi, aku mau berbagi postingan lamaku saat mengikuti event lomba ajang menulis Mimpi Untuk Banyuwangi (kota tercintaku <3). Hayoooo siapa yang punya mimpi? ayo cepat Tulis dan Segera Wujudkan :) Lets Enjoy Reading Guys!! ^_^ Mimpi .. Membahas soal mimpi, memang tiada akhirnya, tak terbatas, tak bertepi, dan tak pula berujung.. Mimpi adalah angan pemikiran perencanaan kedepan untuk yang  lebih  baik, Yaah.. akupu...